Persyaratan dan Prosedur Permohonan Paspor tahun 2020

Hai Soulmed Mediasi Bandung, kali ini Mimin mau bahas soal persyaratan dan prosedur permohonan paspor. Sebelum kita mulai, Mimin mau bahas apa sih itu paspor? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Paspor ( atau dalam Bahasa Inggrisnya : passport ) adalah surat keterangan yang dikeluarkan pemerintah untuk seorang warga negara yang akan mengadakan perjalanan ke luar negeri. 

Mimin bisa simpulkan bahwa paspor adalah dokumen perjalanan yang dikeluarkan oleh pemerintah dari suatu negara untuk warganya yang menyatakan identitas dan kewarganegaraan pemegangnya untuk perjalanan internasional. Identitas yang terdapat dalam paspor adalah nama pemilik paspor, tempat tanggal lahir, tanggal penerbitan dan kadaluwarsa  paspor, nomor paspor, foto, tanda tangan dan alamat tempat tinggal.

Mungkin kalian bertanya kenapa sih orang yang ingin bepergian ke luar negeri membutuhkan passport? Jawabannya yaitu pemerintah negara tujuan tentu akan melakukan verifikasi identitas dan kewarganegaraan, sekaligus juga akan memberikan jalan aman dan perlindungan bagi pembawa paspor di negara asing. Jadi selalu siapkan dan bawa paspor kalian kalau kalian berencana pergi ke luar negeri ataupun sedang berada di luar negeri ya lur.

Mari kita mulai bahas tentang persyaratan dan prosedur permohonan paspor. Pembahasan ini berdasarkan dari Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 8 Tahun 2014 tentang Paspor Biasa dan Surat Perjalan Laksana Paspor. Cekidot lur.

Deskripsi

  1. Permohonan Paspor biasa dapat diajukan oleh warga negara Indonesia yang berada di wilayah Indonesia atau di luar wilayah Indonesia.
  2. Paspor biasa sebagaimana dimaksud pada poin 1 terdiri atas paspor biasa dan paspor biasa elektronik.
  3. Paspor biasa sebagaimana dimaksud pada poin 2 diterbitkan dengan menggunakan Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian.
  4. Permohonan Paspor biasa dapat diajukan secara Online melalui Aplikasi Permohonan Paspor di Android atau melalui website http://antrian.imigrasi.go.id

Persyaratan

WNI Berdomisili di Indonesia

  1. Bagi warga negara Indonesia yang berdomisili atau berada di wilayah Indonesia, permohonan Paspor biasa diajukan kepada Menteri atau Pejabat Imigrasi yang ditunjuk pada kantor Imigrasi setempat dengan mengisi aplikasi data dan melampirkan dokumen kelengkapan persyaratan yang terdiri atas :
  • e-KTP atau Surat Keterangan dari Kecamatan / DISDUKCAPIL yang menerangkan bukti telah melakukan perekaman e-KTP atau surat keterangan pindah keluar negeri;
  • Kartu keluarga
  • Akta kelahiran, atau akta perkawinan atau buku nikah, atau ijazah, atau surat baptis;
  • Surat pewarganegaraan Indonesia bagi Orang asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui pewarganegaraan atau penyampaian pernyataan untuk memilih kewarganegaraan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  • Surat penetapan ganti nama dari pejabat yang berwenang bagi yang telah mengganti nama; dan
  • Paspor biasa lama bagi yang telah memiliki paspor biasa.

Anak WNI Berdomisili di Indonesia

  1. Bagi anak warga negara Indonesia yang berdomisili atau berada di wilayah Indonesia, permohonan Paspor biasa diajukan kepada Menteri atau Pejabat Imigrasi yang ditunjuk pada Kantor Imigrasi setempat dengan mengisi aplikasi data dan melampirkan persyaratan:
  • e-KTP orang tua (Ayah dan Ibu) atau Surat Keterangan dari Kecamatan / DISDUKCAPIL yang menerangkan bukti telah melakukan perekaman e-KTP atau surat keterangan pindah ke luar negeri;
  • Kartu Keluarga
  • Akta kelahiran atau surat baptis
  • Akta perkawinan atau buku nikah orangtua;
  • Surat penetapan ganti nama dari pejabat yang berwenang bagi yang telah mengganti nama; dan
  • Paspor biasa lama bagi yang telah memiliki paspor biasa

Calon TKI Domisili Indonesia

  1. Bagi calon tenaga kerja Indonesia yang berdomisili atau berada di wilayah Indonesia, permohonan paspor biasa diajukan kepada Menteri atau Pejabat Imigrasi yang ditujukan pada kantor Imigrasi yang masih berada dalam Provinsi yang sama dengan domisili yang bersangkutan.
  2. Permohonan sebagaimana dimaksud pada poin pertama dilakukan dengan mengisi aplikasi data dan melampirkan persyaratan:
  • e-KTP atau Surat Keterangan dari Kecamatan / DISDUKCAPIL yang menerangkan bukti telah melakukan perekaman e-KTP atau surat keterangan pindah ke luar negeri;
  • Kartu Keluarga
  • Akta kelahiran, akta perkawinan atau buku nikah, ijazah, atau surat baptis;
  • Surat pewarganegaraan Indonesia bagi Orang Asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui pewarganegaraan atau penyampaian pernyataan untuk memilih kewarganegaraan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  • Surat penetapan ganti nama pejabat yang berwenang bagi yang telah mengganti nama;
  • Surat rekomendasi permohonan paspor Calon Tenaga Kerja Indonesia yang diterbitkan oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi atau kabupaten/kota; dan
  • Paspor biasa lama, bagi yang telah memiliki Paspor biasa.

WNI Domisili Luar Indonesia

Bagi warga negara Indonesia yang berdomisili di luar wilayah Indonesia, permohonan Paspor biasa diajukan kepada Menteri atau Pejabat Imigrasi yang ditunjuk pada Perwakilan Republik Indonesia dengan mengisi aplikasi data dan melampirkan persyaratan:

  • Kartu penduduk negara setempat, bukti, petunjuk, atau keterangan yang menunjukkan bahwa pemohon bertempat tinggal di negara tersebut; dan
  • Paspor biasa lama

Anak Berkewarganegaraan Indonesia yang Lahir di Luar Indonesia

Bagi anak berkewarganegaraan Indonesia yang lahir di luar wilayah Indonesia, permohonan Paspor biasa di luar Wilayah Indonesia diajukan kepada Menteri atau Pejabat Imigrasi pada Perwakilan Republik Indonesia dengan melampirkan persyaratan:

  • Paspor biasa ayah dan/atau ibu warga negara Indonesia; dan
  • Surat keterangan lahir dari Perwakilan Republik Indonesia.

Prosedur

Elektronik

  1. Bagi permohonan paspor biasa yang diajukan secara elektronik, pemohon harus mengisi aplikasi data yang tersedia pada laman resmi Direktorat Jenderal Imigrasi;
  2. Dokumen kelengkapan persyaratan harus disertakan dengan cara memindai dokumen kelengkapan persyaratan dan dikirimkan melalui surat elektronik;
  3. Pemohon yang telah mengisi aplikasi data sebagaimana dimaksud pada poin 1 memperoleh tanda terima permohonan dan harus dicetak sebagai tanda bukti permohonan;
  4. Permohonan sebagaimana dimaksud pada poin 3 yang telah diperiksa dan memenuhi persyaratan diberikan kode pembayaran melalui pesan singkat dan surat elektronik.

Penerbitan Paspor

  1. Penerbitan paspor biasa dilakukan melalui mekanisme yang terdiri atas :
  • Pemeriksaan kelengkapan dan keabsahan persyaratan;
  • Pembayaran biaya paspor;
  • Pengambilan foto dan sidik jari;
  • Wawancara;
  • Verifikasi; dan
  • Adjudikasi.
  1. Langkah-langkah penerbitan paspor biasa adalah:
  1. Pejabat imigrasi melakukan pemeriksaan permohonan dan dokumen kelengkapan persyaratan;
  2. Hasil pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada poin pertama yang telah memenuhi persyaratan dimuat dalam sistem Informasi Manajemen Keimigrasian oleh pejabat imigrasi;
  3. Dalam hal terdapat kesamaan biodata permohonan dengan biodata daftar pencegaan yang termuat dalam Sistem Manajemen informasi Keimigrasian, pejabat imigrasi yang ditunjuk wajib menolak permohonan dan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  4. Penolakan permohonan disertai dengan surat penolakan dan rincian data pencegahan yang dicetak dari Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian;
  5. Dalam hal persyaratan belum lengkap, pejabat imigrasi yang ditunjuk mengembalikan dokumen persyaratan permohonan kepada pemohon dalam waktu paling lama 1 (satu) hari terhitung sejak tanggal permohonan diterima;
  6. Pengembalian dokumen persyaratan permohonan sebagaimana dimaksud pada poin kelima disertai dengan catatan atau penjelasan mengenai persyaratan yang belum dipenuhi;
  7. Dalam hal persyaratan telah lengkap dan nama permohonan tidak tercantum dalam daftar pencegahan, pejabat imigrasi yang ditunjuk melakukan pengambilan foto dan sidik jari;
  8. Pejabat imigrasi wajib melakukan wawancara dengan mencocokkan antara keterangan yang disampaikan oleh pemohon dan dokumen persyaratan asli pemohon;
  9. Pejabat imigrasi memberikan tanda bukti penerimaan permohonan kepada pemohon;
  10. Pemohon melakukan pembayaran biaya paspor biasa pada bank persepsi atau melalui fasilitas pembayaran perbankan;
  11. Dalam hal pejabat imigrasi yang ditunjuk menemukan kecurigaan terhadap persyaratan permohonan, keterangan pemohon, dan atau keabsahan dokumen asli persyaratan, permohonan dapat ditangguhkan untuk dilakukan penelitian atau pemeriksaan lebih lanjut;
  12. Hasil penelitian atau pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada poin kedua belas dimuat dalam berita acara pemeriksaan;
  13. Dalam hal pemohon terbukti memberikan keterangan tidak benar terhadap persyaratan pemohonan, keterangan pemohon dan/atau keabsahan dokumen asli persyaratan yang dimilikinya, permohonan dibatalkan;
  14. Dalam hal permohonan dibatalkan sebagaimana dimaksud pada poin ke tiga belas telah dialokasikan blangko Paspor biasa,  pejabat imigrasi yang ditunjuk wajib membatalkan blangko paspor biasa tersebut dan dicatat dalam sistem informasi Manajemen keimigrasian;
  15. Dalam hal pemohon tidak melanjutkan mekanisme dalam jangka waktu paling lama 30 (tiga puluh) hari, permohonan pengajuan paspor biasa dibatalkan;
  16. Dalam hal permohonan dibatalkan sebagaimana dimaksud poin keenam belas telah dialokasikan blangko Paspor biasa, pejabat imigrasi yang ditunjuk wajib membatalkan blangko paspor biasa tersebut dan dicatat dalam sistem Informasi Manajemen Keimigrasian
  17. Pejabat imigrasi yang ditunjuk melakukan proses verifikasi dan adjudikasi terhadap penerbitan paspor biasa;
  18. Verifikasi dan adjudikasi sebagaimana dimaksud pada poin ke tujuh belas dilakukan dengan mencocokan data biometrik pemohon dan biasa data yang tersimpan dalam sistem Informasi manajemen Keimigrasian;
  19. Dalam hal pada tahapan verifikasi dan adjudikasi tidak ditemukan duplikasi data pemohon, proses penerbitan paspor biasa dilanjutkan pada tahapan pencetakan dan uji kualitas;
  20. Mekanisme pembayaran dan besarnya biaya penerbitan paspor biasa sebagaimana dimaksud dalam poin ke sepuluh sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  21. Seluruh biaya yang berkaitan dengan permohonan paspor biasa yang telah disetorkan pada Kas Negara oleh pemohon tidak dapat ditarik kembali;
  22. Menteri atau pejabat imigrasi yang ditunjuk menerbitkan paspor biasa dalam waktu paling lama 4 (empat) hari kerja sejak dilakukan wawancara;
  23. Batas waktu penerbitan paspor biasa sebagaimana dimaksud pada poin ke dua puluh dua berlaku juga terhadap paspor biasa yang diterbitkan oleh pejabat Dinas Luar Negeri;
  24. Waktu penyelesaian penerbitan paspor biasa sebagaimana disebutkan pada poin ke dua puluh dua dan poin ke dua puluh tiga dikecualikan, bagi penerbitan paspor biasa untuk alasan penggantian paspor rusak, penggantian paspor hilang, atau penggantian paspor duplikasi;
  25. Paspor biasa yang telah selesai dapat diambil oleh: Penyerahan paspor biasa sebagaimana dimaksud pada poin ini wajib dicatat dalam buku  penyerahan paspor biasa dan ditanda tangani oleh pengambil.
  • Pemohon dengan menunjukkan tanda  bukti pembayaran dan bukti identitas yang sah;
  • Orang lain yang memiliki hubungan hukum kekeluargaan dengan pemohon dengan menunjukkan tanda bukti pembayaran, fotokopi kartu keluarga, dan kartu identitas pengambil yang sah; atau
  • Orang lain yang tidak memiliki hubungan hukum kekeluargaan dengan pemohon dengan menunjukkan tanda bukti pembayaran, surat kuasa, dan identitas pengambil yang sah;
  1. Penyerahan paspor biasa sebagaimana dimaksud pada poin ke dua puluh lima wajib dicatat dalam buku  penyerahan paspor biasa dan ditanda tangani oleh pengambil.

Demikian persyaratan dan prosedur permohonan paspor dari Mimin. Kalau kalian mau tau tentang cara pembuatan paspor, kalian bisa cek disini ya. Kalau kalian mau tanya-tanya hal lainnya tentang persyaratan dan prosedur permohonan paspor, kalian bisa tulis pertanyaan kalian di kolom komentar. Jangan lupa juga kepoin sosial media Mediasi Bandung untuk informasi administrasi lainnya. Have an amazing day!

Previous Article
Next Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *