fbpx

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Bandung

PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar di suatu wilayah ditetapkan oleh Menkes berdasarkan permohonan Gubernur/Bupati/Walikota/ atau Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Kota Bandung yang termasuk dalam wilayah Bandung Raya direncanakan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Bandung mulai minggu ini. Jadi kapan PSBB Bandung akan dilaksanakan? Tepatnya hari Rabu tanggal 22 April 2020 sampai 2 minggu kedepan. 

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berbeda dengan sistem lockdown  total yang sudah diterapkan di beberapa negara. Lockdown total berarti penutupan akses dari dalam maupun luar. Lockdown total menjadi sebuah protokol darurat dan biasanya hanya dapat ditetapkan oleh otoritas pemerintah. Jika lockdown total diberlakukan artinya kita sama sekali tidak boleh beraktivitas di luar tempat tinggal kita. Sedangkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yaitu meminimalisir aktivitas di luar ruangan dengan catatan beberapa industri masih diperbolehkan beroperasi. 

Alasan perlunya dilakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Bandung

Penyebaran pandemi Covid-19 telah menjangkau ke seluruh Provinsi, salah satunya Jawa Barat. Kota Bandung sebagai ibukota Provinsi Jawa Barat menjadi pusat aktivitas ekonomi, pendidikan dan pariwisata dengan tingkat mobilitas tinggi. Kasus pertama  Covid-19 di Kota Bandung dilaporkan terjadi pada tanggal 14 Maret 2020. Penyebaran kasus di Kota Bandung telah menggambarkan adanya sub cluster dan transmisi lokal. 

Sebagai pusat aktivitas di Provinsi Jawa Barat, posisi Kota Bandung secara geografis dikelilingi Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Sumedang. Kondisi ini membuat penyebaran pandemi Covid-19 di Bandung dan sekitarnya meningkat cepat.  Sehingga perlu adanya langkah percepatan penanganan Covid-19 dengan kebijakan PSBB bersama dengan Kota/ Kab di Metropolitan Bandung Raya. 

Landasan Hukum, Kriteria dan Proses Pengajuan PSBB Kota Bandung

Landasan hukum yang mengatur PSBB di Kota Bandung:

  1. Peraturan Pemerintah Nomor 21 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19)
  2. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)

Kriteria yang harus dipenuhi oleh daerah dalam pengambilan kebijakan PSBB sesuai Pasal 2 Permenkes No. 9 Tahun 2020:

  1.  Jumlah kasus dan/ atau jumlah kematian akibat penyakit meningkat dan menyebar secara signifikan dan cepat ke beberapa wilayah.
  2. Terdapat kaitan epidemiologis dengan kejadian serupa di wilayah atau negara lain.

Proses usulan PSBB sesuai Pasal 4, 5 dan 6 Permenkes No. 9 Tahun 2020:

  1. Pengajuan permohonan kepada Menteri Kesehatan
  2. Melampirkan data yang terdiri dari peningkatan jumlah kasus menurut waktu, penyebaran kasus menurut waktu,; kejadian transmisi lokal

Mekanisme PSBB Kota Bandung

Berikut merupakan langkah-langkah yang akan dilakukan dalam menerapkan  PSBB Kota Bandung dan sekitarnya sesuai dengan Perwal No. 14 Tahun 2020: 

  • Perpanjangan pembelajaran jarak jauh dan kerja dari rumah (work from home)
  • Perpanjangan kebijakan work from home (WFH) kecuali untuk sektor dan industri tertentu
  • Pembatasan moda transportasi di terminal, stasiun kereta api dan bandara
  • Penghentian sementara kegiatan keagamaan di rumah ibadah. Ibadah dilakukan di rumah masing-masing
  • Pembatasan kegiatan di tempat umum dan menetapkan standar maksimum kesehatan
  • Aksesibilitas layanan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan pangan tetap berjalan maksimal

Berikut merupakan aktivitas yang dilarang dan dibatasi selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Bandung:

  • Berkerumun di luar ruangan maksimal 5 orang
  • Kegiatan belajar di sekolah dan universitas dibatasi 
  • Aktivitas di tempat kerja dilakukan di tempat tinggal masing-masing
  • Tidak melakukan ibadah di rumah ibadah melainkan di tempat tinggal masing-masing
  • Kapasitas penumpang di kendaraan umum dan pribadi, maksimal kursi terisi 50%
  • Penutupan seluruh fasilitas umum seperti pusat perbelanjaan, tempat hiburan, tempat wisata, gedung olahraga
  • Transaksi makanan di restoran atau tempat makan hanya boleh dibawa pulang. Tidak boleh makan di tempat
  • Resepsi pernikahan, khitanan, apapun yang menimbulkan terjadinya kerumunan massa tidak boleh dilakukan
  • Menikah dapat dilakukan di KUA 
  • Kegiatan sosial budaya untuk sementara ditiadakan

Sektor industri dan usaha yang boleh beroperasi selama PSBB Kota Bandung:

  • Sektor kesehatan
  • Sektor pangan (makanan/minuman)
  • Sektor komunikasi dan teknologi informasi
  • Sektor keuangan dan perbankan
  • Sektor energi yang berkaitan dengan air, listrik, gas, bahan bakar
  • Kegiatan logistik dan distribusi barang
  • Industri strategis dan vital 
  • Lembaga yang bergerak pada sektor kebencanaan
  • Pemasok kebutuhan sehari-hari seperti warung, toko kelontong, yang menyediakan kebutuhan warga
  • Layanan ekspedisi barang 

Jadi sudah siap kan mendukung pelaksanaan PSBB Kota Bandung? Jangan lupa untuk selalu rajin cuci tangan, memakai masker dan jaga jarak. Yakin deh pandemi Covid-19 ini bisa segera berakhir bila kita semua mau disiplin, saling menjaga dan mengingatkan. 

Pusat Informasi COVID-19 Kota Bandung : https://covid19.bandung.go.id/

Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 14 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Bandung dalam Penanganan Covid-19.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *