Cara Mudah Melakukan Sensus Penduduk Online 2020

Apa sih sensus penduduk itu?

Sensus penduduk merupakan keseluruhan dari proses pencatatan total data demografis di suatu negara untuk seluruh penduduk dalam satu periode waktu tertentu. Menurut Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 Tentang Statistik, sensus adalah cara pengumpulan data yang dilakukan melalui pencacahan semua unit populasi di seluruh wilayah Republik Indonesia. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memperoleh karakteristik suatu populasi pada saat tertentu. Dilansir dari situs resmi Badan Pusat Statistik, berdasarkan peraturan pemerintah No 6 dan No 7 Tahun 1960, sensus penduduk dilaksanakan setiap 10 tahun.

Sensus Penduduk Indonesia 2020 atau disingkat SP2020 adalah pendataan penduduk  yang mencakup jumlah penduduk, etnis, agama, pekerjaan, perekonomian, dan lain-lain. Sensus 2020 adalah sensus yang ke-7. Tahun ini, Pemerintah Indonesia melalui Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Dalam Negeri melakukan Sensus Penduduk (SP) 2020 secara online dalam rangkaian kegiatan Sensus Penduduk 2020. Sensus Penduduk Online ini sudah dimulai pada hari Sabtu tanggal 15 Februari pukul 00.00 WIB lalu, dan akan berlangsung sampai tanggal 31 Maret 2020 nanti. Sementara pada tanggal 1-31 Juli 2020 mendatang, akan mulai dilakukan Sensus Penduduk dengan cara lama yaitu melakukan wawancara dari rumah ke rumah.

Tata cara sensus penduduk secara online

Berikut ini adalah tata cara pengisian sensus penduduk dengan sistem online tahun 2020 :

  1. Masuk ke halaman web https://sensus.bps.go.id menggunakan perangkat elektronik yang terhubung dengan internet.
  2. Mengisi Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.
  3. Mengisi nomor Kartu Keluarga (KK).
  4. Membuat Password dan memilih pertanyaan pengaman untuk menjaga keamanan data.
  5. Layar daftar pertanyaan akan muncul, lalu isi daftar pertanyaan sesuai dengan kondisi saat ini.
  6. Contoh pertanyaan meliputi alamat, daya listrik, jenis air minum yang digunakan, dan data anggota keluarga lainnya.
  7. Setelah selesai mengisi daftar pertanyaan, klik kirim.
  8. Klik unduh bukti pengisian.
  9. Selesai.

Pastikan Anda dan keluarga Anda tercatat dalam Sensus Penduduk untuk data kependudukan yang akurat. Apabila masyarakat mengalami kendala dalam memasukkan data, mereka dapat mencoba tiga kali. Namun, jika tetap tidak bisa, maka akan ada petugas Sensus mendatangi langsung rumah. Hal ini juga berlaku bagi masyarakat yang tidak memiliki akses internet dan juga handphone. Masyarakat juga tidak perlu khawatir kalau melewatkan tahap pertama sensus penduduk ini. Masih ada tahap kedua, yaitu pencacahan lanjutan secara konvensional.

Survei offline

Tidak seluruh masyarakat Indonesia dapat menggunakan teknologi internet, maka dari itu BPS juga menyediakan alternative cara lain untuk masyarakat yang tidak bisa melakukan pengisian Sensus Penduduk secara online. Cara lain tersebut masuk ke dalam tahapan kedua sensus yang dijadwalkan akan digelar pada bulan Juli 2020 nanti. Lewat metode kedua ini, petugas sensus BPS akan mendatangi rumah-rumah warga secara langsung dari pintu ke pintu lainnya dan juga melakukan wawancara seputar data kependudukan.

Setelah kedua tahapan survey baik itu online maupun offline telah selesai dilakukan, maka akan ada sinkronisasi data dari keduannya. Hasil dari survei tersebut akan disajikan menjadi data dan akan dirilis pada tahun 2021 mendatang. Hasil survei tersebut akan diserahkan kepada kementrian dan Lembaga terkait untuk perencanaan program masyarakat.

Apa sih fungsi dari sensus penduduk ini?

Dengan melakukan sensus penduduk ini, selain kita dapat mengetahui berapa banyak jumlah penduduk Indonesia, kita juga dapat mengetahui distribusi karakteristik penduduk menurut persebarannya. Dengan mengetahui parameter kependudukan masyarakat ini, nantinya kita dapat memproyeksikan keperluan dasar masyarakat seperti pangan, tempat tinggal, hingga kebutuhan lapangan pekerjaan.

Maka dari itu, presiden Joko Widodo menghimbau kepada masyarakat agar dapat memberikan informasi yang seakurat dan juga sejujur-jujurnya. Hal tersebut berkaitan dengan apa yang sudah kita bahas sebelumnya bahwa informasi yang diberikan oleh masyarakat tersebut akan sangat menentukan program-program dan juga pembangunan pemerintah ke depannya.

Kemendagri mengatakan jika data yang di input oleh masyarakat pada sensus online tahun ini akan dijamin keamanannya. Data kependudukan tersebut dikelola berdasarkan sistem yang kita miliki yaitu dengan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK), yang mana sistem tersebut dalam pengelolaan untuk pengamanan datanya sampai saat ini didampingi oleh Bahan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan juga Bahan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). sehingga masyarakat tidak perlu takut atau ragu akan keamanan data yang di input pada sensus online tahun ini.

Yuk kita bantu program pemerintah ini dengan ikut berpartisipasi dalam pengisian data sensus penduduk secara online!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *